Kumpulan Cerita Kelas 7 C angkatan 24/25 SMPN 1 CIwidey
Kumpulan Cerita Kelas 7 C
Angkatan 24/25 SMPN 1 Ciwidey
Bismillaahirrohmaanirrohiim
Assalamu'alaikum teman-teman, perkenalkan saya Hati Nurahayu, S.Pd. sebagai pendidik IPA di SMPN 1 Ciwidey Kabubpaten Bandung Jawa Barat.. di bagian ini saya akan menyampaikan kumpulan dari cerita siswa siswi kelas 7C angkatan 24/25. Berikut ceritanya satu persatu saya sampaikan berdasarkan urutan absen.
SHOLAT TERAWIH BERJAMAAH DI MASJID
Oleh Azkia Febrian
Bedug berbunyi suara yang di tunggu tunggu oleh semua umat yang sedang berpuasa. Pada saat itu saya berbuka puasa bersama keluarga saya. Setelah berbuka puasa saya bersiap-siap untuk menjalankan sholat sunnah terawih di masjid.
Ketika saya sedang berwudhu teman-teman saya menghampiri untuk mengajak saya pergi ke masjid, setibanya di masjid saya dan teman teman bercerita sambil menunggu adzan isya. setibanya adzan kami menjalankan sholat isya dan menjalankan sholat sunnah terawih yang berjumlah 23 raakaat
Nomor : 9
MENYAMBUT RAMADHAN DENGAN GEMBIRA
"Esa, kamu siap berpuasa hari ini?" tanya Siraj.
"Iya, siraj". Aku sudah siap. Tapi aku khawatir aku tidak bisa menahan lapar dan dahaga," jawab Esa.
"Jangan khawatir, Esa. Kita bisa saling mendukung. Ingat, berpuasa itu tidak hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tapi juga tentang meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah," kata Siraj.
Saat Esa dan Siraj sedang beristirahat di masjid, Ustadz datang dan memberikan pengajian tentang pentingnya berpuasa di bulan Ramadan.
"Berpuasa di bulan Ramadan adalah salah satu rukun Islam yang harus kita lakukan. Dengan berpuasa, kita dapat meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah dan menjadi lebih dekat dengan-Nya," kata Ustadz.
Esa dan Siraj saling menatap dan tersenyum. Mereka berdua merasa lebih semangat untuk berpuasa dan meningkatkan ketakwaan mereka kepada Allah.
Saat azan Maghrib berkumandang, Esa dan Siraj sangat gembira karena mereka telah berhasil menyelesaikan puasanya hari ini.
"Selamat, Esa! Kamu telah berhasil menyelesaikan puasamu hari ini." kata siraj.
"Terima kasih, siraj. Aku tidak bisa melakukannya tanpamu," jawab Esa.
Esa dan Siraj berdua tersenyum dan merasa sangat bahagia karena mereka telah berhasil menyelesaikan puasanya hari ini. Mereka berdua berharap dapat terus berpuasa sampai akhir Ramadan dan meningkatkan ketakwaan mereka kepada Allah.
Hikmah:
Kita harus menyambut bulan Ramadhan karena ini adalah bulan suci dan datang 1 tahun sekali
Nomor 10
Aku dan kakekku lagi memandikan hewan ternak domba dan kambing di sungai tugu, lalu aku di panggil "Agil pang meserken sabun ekonomi di warung tugu kata kakek" lalu aku berjalan kaki sampai ke depan warung tugu sesampai di sana aku beli sabun ekonomi, sesudah beli ada yang mengajak ku di motor, aku tidak kenal ternyata itu teman kakek ku yang mau ke sawah mau membajak pakai kerbau lalu aku berenang di sungai pas aku lihat ada ular sanca kata kakek ku "lari gil itu ular sanca" ia kakek sesudah memandikan peternakan ku lalu aku pulang kerumah sesampai di rumah aku menjemur peternakan ku di kebon sesudah itu aku lalu mandi sesudah mandi aku langsung tidur .
Sudah cerita saya sampai situ wassalamu'alaikum wr.wb
Nomor 11
Begadang di Bulan Ramadhan
Oleh Hasna Aliya tunnisa
Di malam hari yang dingin, aku berada di kamarku bersiap untuk tidur, tiba tiba saat aku menutup mata ada suara dari hp ku sangat kencang, ternyata itu alarm ku untuk sahurr. Aduhhh ternyata aku baru mau tidur jam 3 subuhh hahaha. setelah itu aku pun bangun untuk sahur, memakan makanan yang ada dan bersiap untuk tidur, dan ternyata aku tidak bisa tidur karna itu hari pertama sekolah yang harus berangkat jam 06.30. Karna itu aku pun tidak tidur untuk mencegah terlambat ke sekolah.
Sekian cerita saya.
Hikmah dari cerita ini adalah tidur di jam yang tepat agar tidak kekurangan jam tidur yang akan membuat kalian tidak sehat dan sakit.
No 16
Tentang Ramadhan
Nama:Muchammad Lutfi Aria Mulyana
Saya Senang Menjalankan Ibadah Puasa

Berikut cerita tentang pengalaman berpuasa Lutfi:
Hari ini, Lutfi bangun lebih awal dari biasanya. Matahari belum terbit, tapi dia sudah siap untuk memulai hari pertamanya berpuasa di bulan Ramadan.
Dengan semangat, Lutfi melaksanakan shalat Subuh bersama keluarganya. Setelah itu, dia menikmati sahur yang telah disiapkan oleh ibunya.
Saat matahari mulai terbit, Lutfi memulai aktivitasnya seperti biasa. Dia berangkat ke sekolah dan belajar dengan giat.
Meskipun perutnya terasa lapar, saya tetap semangat dan fokus pada pelajarannya. Dia tahu bahwa berpuasa tidak hanya tentang menahan lapar, tapi juga tentang meningkatkan ketabahan dan kesabaran.
Saat jam istirahat, Lutfi duduk bersama teman-temannya dan berbincang tentang berbagai hal. Mereka berbagi pengalaman dan cerita tentang puasa mereka.
Setelah sekolah, Lutfi pulang ke rumah dan membantu ibunya mempersiapkan makanan untuk berbuka puasa. Dia sangat menantikan momen berbuka puasa bersama keluarganya.
Saat azan Maghrib berkumandang, Lutfi dan keluarganya duduk bersama untuk berbuka puasa. Mereka menikmati makanan yang lezat dan berbagi cerita tentang pengalaman mereka selama hari itu.
Lutfi merasa sangat bahagia dan bersyukur atas nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT. Dia tahu bahwa berpuasa adalah kesempatan untuk meningkatkan iman dan ketakwaannya. Dengan hati yang penuh syukur, saya melanjutkan aktivitasnya dan menantikan hari-hari berpuasa yang akan datang.
Hikmah:Sabar untuk menunggu adzan magrib
No 18
Aktivitas Ramadhan
Oleh Muhammad Rizal Rifalfi
Assalamualaikum wr.wb.
Pada bulan ramadhan saya saat sahur saya sangat susah bangun. Saya bangun untuk sahur lalu saya menyuci piring bekas makan lalu saya pergi ke masjid untuk shalat subuh sesudah sholat subuh lalu saya bermain game sebentar lalu saya mandi sebentar lalu saya siap siap untuk berangkat sekolah.
Saya bermain dengan teman-teman, kemudian sesudah itu adzan Dzuhur lalu saya pergi ke masjid untuk shalat, dan setelah shalat saya pergi ke rumah lalu saya pergi tidur sekitar jam 4.30.
Sesudah bangun saya bantuin ibu saya memasak di dapur nah sesudah gitu langsung magrib lalu saya berbuka puasa nah lalu sesudah itu saya shalat taraweh!!
Nah segitu aja dari saya semoga kalian dapat mengambil hikmah dari cerita saya sekian dan terima kasih
No : 19
Bulan Ramadan
selalu menjadi waktu yang dinanti-nanti oleh banyak orang
Oleh : Muhammad Fikri Abdul Latif
Assalamu'alaikum, puji syukur kehadirat Allah SWT telah memberikan ke sehatan kepada kita semua.
Teman teman kita akan bahas tentang Bulan Ramadan selalu menjadi waktu yang dinanti-nanti oleh banyak orang.Selain sebagai momen untuk memperbanyak ibadah, Ramadan juga menjadi kesempatan emas untuk mempererat tali silaturahmi.
Salah satu tradisi yang tak pernah terlewatkan adalah acara buka bersama, di mana keluarga, teman, rekan kerja, atau alumni berkumpul untuk menikmati hidangan berbuka dalam suasana penuh kebersamaan. Acara buka bersama bukan sekadar ajang makan bersama, tetapi juga menjadi sarana untuk kembali terhubung dengan orang-orang terdekat.
Di tengah kesibukan sehari-hari, kesempatan seperti ini menjadi momen berharga untuk saling berbagi cerita, mengenang kenangan lama. Dan hikmah dari cerita diatas adalah untuk mempererat silaturahmi.
Sekian dari saya semoga membantu assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
No 21
Karya: Nadin Tri Aprilia
Tema:ramadhan
Hari Pertama di Bulan Ramadhan

Di hari pertama puasa ketika saur "Dug dug dug sahurrrrr sahuurrrrr" sebenarnya aku masih mengantuk tapi daripada nanti siang kelaparan kan. Jadi akupun segera mencuci muka ke kamar mandi.
Seperti biasa sebelumnya ibu selalu membangunkan aku, mesipun aku sudah menyetel alarm di hp tapi suara ibuku lebih ampuh untuk membangunkan ku.
Di hari di hari pertama saur ibuku selau memasak makanan yang sangat lezat dan banyak. Sesudah aku makan terdengar suara "Duarrrrrr" dari luar rumah ketika aku cek keluar rumah ada kembang api "Siiiuuuu duarr siiiuuuuu duarr" begitu senang aku melihatnya setelah aku terpukau melihat kembang apii aku pun bergegas kembali makan.
Sesudah makan aku dinasehati oleh ibuku "Nadin kalau sudah minum sikat gigilah terlebih dahulu" akupun menjawab "okeee" setelah aku sikat gigi aku pun tertidur dan menjalani puasa dengan lancar dan bersemangatt
No 22
Nama: Nazwa Nabila
TAHUN BARU BERSAMA KELUARGA
Malam tahun baru kali ini terasa lebih hangat dari biasanya. Bukan karena cuaca, tapi karena semuanya ngumpul. Dari yang biasanya sibuk kerja sampai yang hobi mager di kamar, malam itu semuanya duduk bareng di teras.
Ayah sibuk ngipas-ngipas jagung bakar, Ibu nyiapin teh hangat dan camilan, adikku sibuk selfie, dan aku? Ya, bagian nyalain speaker dan jadi DJ dadakan. Lagu-lagu lawas dan suara petasan dari jauh jadi latar malam itu.
Kita ngobrol tentang hal-hal kecil—tentang masa kecil, harapan ke depan, dan hal-hal lucu yang pernah kejadian setahun terakhir. Bahkan Ayah sempat nostalgia dan cerita waktu dia masih pacaran sama Ibu. Kita semua ngakak waktu dengar Ibu nyeletuk, “Itu kamu yang nembak duluan, bukan aku!”
Menjelang tengah malam, kita hitung mundur bareng. Dan pas jam menunjukkan pukul 12:00, semua teriak, “Selamat Tahun Baru!” Saling peluk, saling doain yang baik-baik.
Malam itu sederhana, tapi hangatnya sampai ke hati. Rasanya, kebahagiaan kadang nggak perlu perayaan besar. Cukup keluarga, tawa, dan waktu bersama.
HIKMAH: Selalu bertoleransi bersama keluarga.
SEKIAN DARI SAYA MAKASII SUDAH MEMBACA CERITA SAYAAA!!
No 26
Radja Geraldin Nadzar Zachary
Belajar Berpuasa
"Mama apakah buka puasa masih lama?" Tanya radja kepada mamanya"
"Sebentar lagi anakku", "jawab mama.
"Mengapa kita harus berpuasa mah?" Tanya radja.
"Melatih diri kita agar dapat menghindari dosa-dosa di hari yang lain di luar bulan Ramadhan".
jawab mama.
"Oh begituu! sekarang aku jadi tahu mengapa kita harus berpuasa". Geram radja sendiri'.
Hkmahnya kita harus bersabar dalam melaksanakan berpuasa.
No. 32
Cerita Berbuka Puasa di Bulan Ramadhan
Oleh Siraj Alfa Syahri
Tokoh:
Siraj: Seorang pria dewasa dan Esa:Teman Faisal.
Saat azan Maghrib berkumandang, Siraj dan Esa sangat gembira karena mereka telah berhasil menyelesaikan puasanya hari ini.
"Alhamdulillah, Esa. Kami telah berhasil menyelesaikan puasa hari ini," kata Siraj.
"Iya, Siraj. Aku sangat bahagia. Sekarang, ayo kita berbuka puasa!" jawab Esa.
Siraj dan Esa berdua tersenyum dan merasa sangat bahagia karena mereka telah berhasil menyelesaikan puasanya hari ini. Mereka berdua berharap dapat terus berpuasa sampai akhir Ramadan dan meningkatkan ketakwaan mereka kepada Allah.
"Assalamualaikum, Esa. Selamat berbuka puasa!" kata Siraj.
"Waalaikumsalam, Siraj. Selamat berbuka puasa juga!" jawab Esa.
Hikmah : Kita harus sabar untuk menanti magrib
No 33
Nama : Syakhira Rizqia Mulyadi
Petualangan Ramadan Mencari Takjil Istimewa
Assalamualaikum teman teman🙌🏻, Namaku Syakhira, dan sahabat karibku Muzni, adalah dua sahabat yang tak terpisahkan🫂. Ramadan tahun ini, kami berdua bertekad untuk membuat Ramadan yang berbeda dan penuh petualangan.
Suatu sore, saat kami sedang menunggu waktu berbuka, Muzni tiba-tiba punya ide cemerlang. "Bagaimana kalau kita mencari takjil istimewa, takjil yang belum pernah kita coba sebelumnya?" usulnya dengan mata berbinar.
Aku pun setuju dengan ide itu. Kami berdua lalu mulai menyusun rencana. Kami mencari tahu tentang berbagai macam takjil dari berbagai daerah, dan membuat daftar takjil yang ingin kami coba.
Petualangan kami dimulai. Setiap sore, kami berdua berkeliling kota, mencari takjil-takjil yang ada di daftar kami. Kami mencoba berbagai macam takjil, mulai dari kolak pisang yang manis, bubur kampiun yang gurih, hingga es pisang ijo yang segar.
Tidak hanya mencari takjil, kami juga belajar tentang budaya dan tradisi Ramadan dari berbagai daerah. Kami mengunjungi masjid-masjid 🕌 bersejarah, mengikuti pengajian, dan berbincang-bincang dengan orang-orang dari berbagai latar belakang.
Hari senin, kami menemukan sebuah warung kecil yang menjual takjil khas dari daerah yang jauh. Kami pun mencoba takjil itu, dan rasanya sangat lezat. Pemilik warung itu, seorang ibu paruh baya yang ramah, bercerita tentang sejarah takjil itu dan bagaimana cara membuatnya.
Kami pun merasa sangat beruntung bisa bertemu dengan ibu itu dan mencicipi takjil istimewa itu. Kami menyadari bahwa Ramadan tidak hanya tentang menahan lapar dan haus, tetapi juga tentang belajar, berbagi, dan mempererat tali persahabatan🫂🤝.
Kami tidak hanya menemukan takjil-takjil istimewa, tetapi juga menemukan makna Ramadan yang lebih dalam. Kami berjanji untuk terus menjaga persahabatan kami dan membuat Ramadan yang lebih bermakna di tahun-tahun mendatang.
Pesan Moral:
👉 Bulan Ramadan adalah waktu yang tepat untuk mempererat tali persahabatan dan menciptakan kenangan indah bersama teman-teman.
👉 Petualangan dan pengalaman baru dapat membuat Ramadan menjadi lebih bermakna dan berkesan.
👉 Belajar tentang budaya dan tradisi Ramadan dari berbagai daerah dapat memperluas wawasan dan memperkaya pengalaman kita.
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusNomor absen: 2
BalasHapusOleh Aeera Nurkamilah Kusuma Wardhani
Memasak untuk Berbuka Puasa👩🍳 🍽
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh🙏
Halo teman-teman, aku akan menceritakan tentang kegiatan ku sebelum buka puasa dan sesudah buka puasa
Ini daftar tokoh yang di maksud dalam cerita ini :
Aku: Aeera
Adekku: Zhafira
Mamahku: Rina Hesti
Ayahku: Bustanul (isep)
Sisanya Penjual di pasar
Pada saat sesudah ashar
Aku: Mah, bikin apa nanti?
Mamahku: Nanti kita bikin jagung goreng ama untuk buka puasa ayah
Aku: Ohh mauu
Adekku: Pang beliin yaa, es krim nyaa
Mamahku: Iya... , ke pasar dulu yuk untuk bahan sekalian ngabuburit, adek tunggu dulu yaa
Adekku: Okeh mah
Aku: Iya mahh
Pada saat di pasar..
Aku: Beli ini aja ya mah?
Mamahku: Iya, mamah mau beli bahan untuk makan buka puasa juga buat ayah
Aku: Okey mah
Pada saat membayarnya 💸💵💴💶
Mamahku: Bu, ini jadi berapaan?
Penjual: Oh, ini jadi 50 rb
Mamahku: Oh okey ini uangnya
"Bayar"
Penjual: Terima kasih, Bu
Mamahku: Iya, sama-sama
Sementara aku bertanya
Aku: Mah, es krim nya mana?
Mamahku: Oh itu mah, ada dikulkas, sebelum kepasar
Aku: Lah berarti adek belum tau?
Mamah: Iya, pulang yuk, keburu jam setengah lima
Aku: Okeh mah, jadi jajan nya?
Mamahku: Nanti aja ya, udah
banyak ini
Aku: Okey maahh
Saat di rumah 🏡
Adekku: Mah, mana es krim nya?
Mamahku: Dah ada di kulkas
Aku: Ada dek, temenin aku ama mamah masak yuk dek
Adekku: Okeh, aku bantu, sebelum itu aku cek dulu kulkasnya ada gak ya
Aku: Iya, ada kan?
Adekku: Iyaa, ada kak
Setelah itu sedang memasak untuk persiapan berbuka puasa 👩🍳🍽
Mamahku = Memasak lauk-pauk dan nasi
Aku: Memasak jagung goreng dan (bantu mamah) lauk-pauk nya
Adekku: Menyiapkan minuman nya (Teh manis)
Sementara ayahku..
Ayahku: Say, pindang nya udah
Mamahku: Udah da, ada di meja makan
Ayahku: Ohh
Adzan maghrib telah tiba
Mamahku: Yuk kita buka puasa, adzan
Semuanya: Iyaa
"Berdoa"
Sebelum buka puasa =
Allahumma laka shumtu wa bika aamantu wa 'alaa rizqika athortu birahmatika yaa arhamar rahimin
Sebelum makan =
Allahumma baarik lanaa fiimaa rozaqtanaa wa qinaa 'adzaa bannaar
Aamiiin🤲
"Makan"
Teman-teman, ketika sesudah makan dan berbuka puasa, kita membaca doa ini:
Sesudah makan dan minum =
Alhamdulillahilladzi ath-'amanaa wa saqoonaa wa ja'alanaa minal muslimiin
Sesudah berbuka puasa =
Alhamdulillahilladzi a'ananii fa shumtu, wa razaqoni fa afthortu
Atau
Dzahabazh zhama'u wabtallatil 'uruqu wa tsabatal ajru in syaa Allah
Aamiin🤲
Pesan Moral:
• Kita membantu orang tua agar tidak kesulitan dalam kegiatan nya sebagai balas budi yang telah merawat kita
•Tidak hanya takjil saja, kita membeli bahan yang di masak untuk berbuka puasa juga itu adalah takjil sehat atau alami
•Kita dianjurkan untuk berdoa agar kita mendapatkan keberkahan, pengabulan, dan mendekatkan diri ke Allah Swt.
Sekian dari saya🙏
Wassalaikumualaikum warahmatullahi wabarakatuh🙏